Minggu, 20 Oktober 2013

PENGEMBANGAN PAKET INFRASTRUKTUR PRODUKTIF Pengembangan Paket Infrastruktur yang Berdampak Signifikan Terhadap Aktivitas Perekonomian di Desa



A.     PENDAHULUAN
Pembangunan prasarana dan sarana dalam PNPM Mpd dimaksudkan untuk tercapainya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat miskin perdesaan. Kesejahteraan berarti terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat. Kemandirian berarti mampu mengorganisir diri untuk memobilisasi sumber daya yang ada di lingkungannya, mampu mengakses sumber daya di luar lingkungannya, serta mengelola sumber daya tersebut untuk mengatasi masalah kemiskinan.

Pembangunan sarana prasarana ini dari tahun-ketahun selalu merupakan usulan mayoritas yang secara umum memang bermanfaat bagi masyarakat desa, seharusnya kecukupan kebutuhan infrastruktur sudah terpenuhi. Program sudah mendorong proses-proses perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan berbasis potensi serta masalah di desa, dusun dan lingkungan hunian masyarakat desa, namun sejauh ini masih sering ditemui jenis sarpras yang dibangun belum dapat secara cepat memberikan dampak tambahan pendapatan keluarga, khususnya RTM, hal ini disebabkan masyarakat belum dapat memilih dan merangkai paket Infrastruktur yang berdampak signifikan terhadap aktivitas perekonomian

Masyarakat perdesaan dan khususnya masyarakat kurang mampu/RTM pada umumnya merupakan masyarakat yang memanfaatkan potensi alam di lingkungan tempat tinggalnya seperti bertani, beternak, dan nelayan, selanjutnya untuk tingkat berikutnya berdagang skala kecil, produsen  industri rumahan yang dikerjakan dan dikelola secara sederhana, serta sebagian lainya pekerja baik kasar ataupun setengah terlatih dengan sedikit ketrampilan, dan sangat sedikit yang bekerja sebagai karyawan ataupun pegawai pemerintah, sehingga bila kita konsisten berpegang pada prinsip keberpihakan kepada orang miskin, dengan sasaran utama adalah masyarakat yang lemah secara ekonomi, maka dalam mendesain pembangunan sarana dan prasarana mestinya yang mendukung dan berkaitan langsung dengan kebutuhan-kebutuhan sederhana seperti tersebut diatas, dengan mewujudkan suatu paket sarana-prasarana produktif bahkan bila memungkinkan merupakan sarana-prasarana permodalan yang dapat secara langsung menghasilkan tambahan penghasilan khususnya bagi pemanfaatnya dan dalam skala lebih besar peningkatan perekonomian desa/ kawasan, bila cukup banyak hasil pengembangan dari sarana-prasaran produktif yang dibangun dan dikelola dengan benar.


B.     TUJUAN
Terwujudnya paket perencanaan pembangunan desa terpadu, dengan menggali berbagai jenis usulan kegiatan yang dapat lebih cepat menghasilkan peningkatan pendapatan, sehingga usulan kegiatan tersebut memiliki daya ungkit yang kuat tehadap peningkatan perekonomian desa/kawasan. Untuk itu harus dipertimbangkan model paket berbagai sarana dan prasarana yang saling kait-mengkait, termasuk dengan kegiatan pendukung lain, untuk dapat langsung meghasilkan dan secara terus-menerus dapat berkembang, sesuai potensi sumberdaya yang tersedia dalam cluster-cluster dengan komoditas yang diunggulkan. khususnya aspek peningkatan kesejahteraan RTM dan memiliki daya ungkit pada percepatan peningkatan peningkatan sosial ekonomi jangka panjang perdesaan dan kawasan secara berkelanjutan.

Sebagai pendukung implementasinya, para pendamping dapat memiliki prespektif dan strategi pendampingan/ fasilitasi yang implementatif dalam penyusunan rencana kegiatan pembangunan sarana prasarana desa dan kawasan yang mempertimbangkan semua aspek. Para pendamping diharapkan juga dapat membuat contoh-contoh berbagai paket kegiatan sarpras bersama non sarpras baik lintas dusun, lintas desa, lintas kecamatan yang berbasis kawasan


C.     PEMAKETAN USULAN
Pemaketan berbagai jenis sarpras diawali dari melihat hasil peta sosial dan data-data pendukungnya baik potensi maupun masalah yang akan diatasi. Apabila dokumen RPJMDes telah tersusun, maka direfiew ulang dan lakukan proses pemaketanya. Data awal yang di pilih adalah potensi sumberdaya Alam (SDA) dan SDM yang paling potensial dan saling mendukung bila digabungkan. Dari potensi tersebut tentukan komoditas apa saja yang paling mungkin dapat berkembang secara berkelanjutan, bila ternyata lebih dari satu komoditas, maka dapat di clusterkan sesuai potensi kawasan masing-masing. Selanjutnya tetapkan Jenis usulan Kegiatanya, identifikasi berbagai prsarana dan sarana pendukungnya.

1.       Apa Fungsi Kegiatan Pendukung..?
Semua fasilitas sarana dan prasarana yang dibangun tidak akan optimal menjadi sarpras permodalan bila tidak dioperatori/ dikelola oleh SDM yang memadai, untuk itu harus disiapkan SDM yang ada melalui kegiatan-kegiatan peningkatan ketrampilan secara terus menerus berkesinambungan dan harus dilatih serta didampingi oleh mentor-mentor dari pelaku usaha sesuai komoditas yang diunggulkan, yang akan mendampingi proses produk hilir yang berkualitas, menjual, hingga strategi dan teknis pemasarannya, agar memiliki nilai keuntungan tinggi dan menyerap banyak tenaga kerja setempat.

2.       Bagaimana Agar Paket Kegiatan Berkembang Berkelanjutan..?
Semua Jenis kegiatan yang telah dipaketkan harus dapat terbangun dan terlaksana secara lengkap hingga dapat berfungsi optimal dan berkembang secara berkelanjutan. Untuk itu sumber biaya pendanaannya disamping dari program, bila tidak mencukupi harus  ada komitment dukungan pendanaan daerah melalui pelibatan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, (dulu SKPD), dan atau sumber dana lain yg tidak mengikat, misal dana2 CSR yang cukup banyak sumbernya. Dalam proses pelaksanaanyapun harus ada pembinaan terprogram dari Dinas teknis/ OPD terkait.

3.       Contoh Paket Sarana-Prasarana Produktif.
Contoh pemaketan sarpras dibawah dimaksudkan sebagai gambaran untuk mempermudah dalam memfasilitasi penyusunan atas berbagai paket sarpras desa lainya sesuai potensi yang ada, seperti dijelaskan diatas. Paska pemaketan, paket tersebut perlu disosialisasikan dan dimusyawarhkan dalam MAD, terutama untuk menyelaraskan dengan paket desa/ kawasan lain yang saling berkaitan, dan dibicarakan pola pendanaan dan pengelolaanya

4.       Kapan Pemaketan ini Dilaksanakan..?
Pemaketan usulan kegiatan sarpras desa dapat dilaksanakan setelah proses penyusunan peta sosial desa bersama masyarakat, hal ini dimaksudkan agar masyarakat/ tim-11 telah memiliki gambaran realitas potensi dan masalah yang ada di desa dalam mencapai terwujudnya cita-cita masyarakat terhadap wujud desanya dimasa depan.

5.       Siapa yang Melakukan Pemaketan..?
Pemaketan dikerjakan Tim-11 bersama unsur pemerintah desa dan Masyarakat yang diyakini memiliki perhatian, kepedulian dan kemauan untuk bersama-sama merencanakan pembangunan desanya, dengan pendampingan dari para Fasilitator ataupun pihak lain terkait.

6.       Cara Sederhana Fasilitasinya Bagaimana..?
Dalam memfasilitasi proses penyusunan pemaketan sarpras dimaksud, dapat dibantu dengan matrik sederhana seperti pada Tabel contoh Paket sarpras produktif dibawah dan diisi pada kolom :
1.       Kolom satu cukup jelas
2.       Hasil identifikasi sumberdaya alam sejenis dan sumber daya manusia hasil pemetaan dalam peta sosial dan lainya. Berbagai potensi SDA+SDM tersebut dikelompokkan sesuai kemanfaatanya
3.       Tentukan potensi cluster dan kendala dari jenis-jenis usaha ekonomi yang akan diunggulkan, sesuai kelompok potensi SDA/SDM di kolom 2 dan dicatat dalam kolom 3
4.       Beri nama jenis usulan sesuai paket peruntukanya.
5.       Identifikasi dan catat kebutuhan-kebutuhan prasarana pendukung utama dan prasarana pelengkap lainya yang tidak dapat mewujudkan paket sarpras produktif bila tidak dibangun. Prasarana dimaksud adalah bangunan yang tidak dapat dipindah-pindahkan (kecuali Kapal)
6.       Dari prasarana yang teridintifikasi, lengkapi dengan sarana (Alat pendukung yang dapat dipindahkan) yang sangat dibutuhkan agar tujuan utama tercapai.
7.       Adalah kolom terakhir sebagai kegiatan pendukung dan saling melengkapi untuk terwujudnya sistem produksi dan pemasaran terbangun dan berkelanjutan, sehingga ada kepastian tujuan tercapai berkembang dan berkelanjutan.



Tabel : Contoh Paket Sarana-Prasarana Produktif
.
NO
SUMBER-DAYA
POTENSI, CLUSTER DAN KENDALA 
JENIS USULAN
PRASARANA
SARANA
KEGIATAN PENDUKUNG
1
2
3
4
5
6
7
1a
−   Sungai
−   Lahan Pertanian
−   Lahan Perkebunan
−   Petani
−   Peternak
−   RTM

−   Centra Ikan/Udang
−   Centra Buah/Hasil Kebun lainya
−   Kampung Ternak,
−   Wisata Kebun
PAKET AGRO WISATA
−   Bendung
−   Bak saringan air
−   Gasebo
−   Genset
−   Gudang penyimpanan
−   Instalasi Biogas
−   Jalan usaha tani, Jembatan
−   Kandang Sapi, kambing dan unggas
−   Kolam Ikan
−   Los Pasar Buah
−   MCK
−   Menara air
−   Pendapa
−   Perpipaan
−   Pompa Air
−   Pos Ojeg
−   Saluran Irigasi
−   Taman Bermain
−   dst
−   Alat Permaian Edukatif (APE)
−   Kolam Polyback
−   Mesin oksigen
−   Traktor tangan
−   dst
Kursus dan pendampingan:
−    Instalasi Biogas
−    Packing
−    Pemasaran
−    Pembuatan makanan kecil, Kue, Ceriping buah aneka rasa
−    Pembuatan Pupuk organik
−    Pengawetan ikan/udang
−    Pengolahan ikan,udang, Dendeng
−    Perikanan
−    Ternak Sapi, kambing dan unggas.
−    Ternak udang
−    dst

1b
−   Embung
−   Lahan Perkebunan
−   Petani
−   Peternak
−   RTM

−  Centra Buah/Hasil Kebun lainya
−   Kampung Ternak,
−   Wisata Kebun
PAKET EDU WISATA (Edukatif)
−   Bak saringan air
−   Gasebo
−   Instalasi Biogas
−   Jalan Jembatan
−   Kandang Sapi, kambing dan unggas
−   MCK
−   Menara air
−   Perpipaan
−   Pompa Air
−   Taman Bermain
−   Karamba
−   dst

−   Alat permaian Edukatif (APE)
−   Jaring ikan
−   Kolam Polyback
−   Traktor tangan
−   dst
Kursus dan pendampingan:
−    Instalasi Biogas
−    Packing
−    Pemasaran
−    Pembuatan makanan kecil, Kue, Ceriping buah aneka rasa
−    Pembuatan Pupuk organik
−    Pengolahan ikan, Dendeng
−    Perikanan
−    Ternak Sapi, kambing dan unggas.
−    dst
2a
−   Pantai
−   Nelayan
−   Tambak
−   Petani Tambak
−   RTM
CENTRA IKAN
−  Perikanan
−  Pariwisata
PAKET WISATA BAHARI
−   Cool Storage
−   Dermaga/Tambatan Perahu
−   Gasebo
−   Genset
−   Gudang penyimpanan
−   Jalan
−   Los Pasar ikan
−   MCK
−   Menara air
−   Perpipaan
−   Pompa Air
−   Pos Ojeg
−   Saluran drainase
−   Sumur
−   Taman bermain
−   Tambak Ikan
−   Karamba
−   dst
−   Jaring ikan
−   Mesin oksigen
−   Mesin perahu tempel
−   Perahu
−   dst
Kursus dan pendampingan:
−     packing
−     pemasaran
−     pengawetan ikan/udang
−     pengolahan ikan/.udang
−     tambak udang
−     dst
2b
−   Danau
−   Nelayan
−   RTM
CENTRA IKAN
−  Perikanan
−  Pariwisata
PAKET WISATA BAHARI
−   Gasebo
−   Genset
−   Jalan
−   Los Pasar ikan
−   MCK
−   Menara air
−   Perpipaan
−   Pompa Air
−   Pos Ojeg
−   Saluran drainase
−   Sumur
−   Taman bermain
−   Tambatan Perahu
−   Karamba
−   dst
−   Jaring ikan
−   Mesin oksigen
−   Mesin perahu tempel
−   Perahu
−   dst
Kursus dan pendampingan:
−     packing
−     pemasaran
−     pengawetan ikan
−     pengolahan ikan
−     dst
3
−   Air Terjun
−   RTM
CENTRA INDUSTRI KECIL
−  Perikanan
−  Home Industri Pakaian, Kue, Kuzen+daun Pintu+Cendela.
−  Air Bersih

PAKET WISATA ALAM
−   PLTMH
−   Saluran Air
−   Air Bersih
−   Bendung
−   Perpipaan
−   Kran Umum
−   Hidran Umum
−   Bak Penampung Air
−   dst
−   Mesin Bordir
−   Mesin Jahid
−   Open
−   Peralatan Tukang Kayu
−   Pompa Hidram
−   Pompa Air
−   dst
Kursus dan pendampingan:
−     Bordir
−     Jahid
−     Membuat kue
−     Packing Makanan
−     pemasaran
−     Perikanan
−     Tukang kayu (Kuzen, daun pintu+cendela, meja, kursi)
−     dst

4
−   Daerah Pertambangan
−   Pemuda/i
−   RTM
CENTRA PERBENG-KELAN
Alternatif Usulanya PAKET:
− BALAI LATIHAN KERJA
−   Los Pasar
−   Gedung Serbaguna (Olah Raga dan BLK)
−   dst
−   Peralatan Memasak
−   Peralatan/sparepart Perbengkelan
−   dst
Kursus dan pendampingan:
−     Perbengkelan
−     Service Elektronik
−     Stuur Mobil
−     Memasak
−     Pijat Refleksi
−     dst

5
−   dst…
−   dst…
−   dst…
−   dst…
−   dst…
−   dst…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar